UNTUK CITA CITA JADI SEORANG GURU
Aku seorang anak yang dilahirkan di desa dikaki gunung
merapi di daerah padang panjang Sumatra Barat anak seorang petani . Untuk
pendidikan banyak yang orang tua kurang perhatian kurang perhatian.tapi Orang
tuaku lain dia selangkah lebih maju dari wanita desa pada umumnya dia telah
mengingin kan kami sekolah ,kemudian kuliah, dan bekerja .
Anehnya setiap
berdoa selesai solat orang tua perempuan ku selalu mencita citakan aku jadi
guru,sedangkan aku sendiri pada waktu itu belum punya cita .Aku jalankan
rutinitas hidup ku dengan biasa sejak kelas
4 SD sudah ku ajak teman teman untuk pripat belajar pendidikan agama
seperti terjemah Alquran,Hadis,Piqih Nahu,itu kami lakukan sepulang dari
sekolah ,belajar dari jam 3 sampai jam 4 sore ,les belajar agama kutekukarenani
selama setahun, setelah naik kekelas 6
SD guru kelasku wanti wanti menyarankan pada kami agar rajin Belajar dan dapat
melanjut kan sekolah nanti ketingkat SLTP,karena aku tinggal di desa saat itu
belum ada listrik kami berembuk lima orang untuk membuat kelompok belajar
,kemudian malam hari nya pergi kerumah bu Ros untuk belajar karena di rumah
beliau sudah ada listrik .bu Ros setuju . diantara kami yang berlima akulah ketua kelompok karena aku juara sejak
kelas 4 SD kelas 6 aku lalui tidak beberapa lama rasanya kelompok belajar kami
sangat bagus bahkan aku juara umum dari 3 SD yang ada di desa ku saat itu.
Setelah
tamat sekolah dasar diantara lima sekawan itu 2 orang melanjutkan ke SMP ,aku
dan Ida sedangkan 3 lain nya ke tsanawiyah, setelah belajar di
SMP timbul keinginan ku kembali
untuk membentuk kelompok belajar lagi, 5 sekawan jilid 2 dimana sekolah baru
jauh lebih sulit,disamping letaknya juga jauh dari rumah maka bergabung lah
titi, rina,dan tety. Tempat belajarnya dirumah ku, kami berlima sepakat belajar 3X seminggu untuk 3 tahun
lamanya ,setelah kami berlima belajar dengan baik, suatu hari saya kedatangan
beberapa orang ibu ibu menanyakan tentang kegiatan dan cita cita kami ku jawab
kami mempunyai cita cita jadi guru , ibu tadi pun punya keinginan anak nya jadi
guru tapi tidak punya biaya ,maka ku anjurkan mereka untuk membentuk kelompok
peternak ayam dan itik yang dipelihara sejak dari kecil di kasi cacing ,dari
hasil ternak itulah biaya sekolah anak nya kelak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar